Nur Janah, seorang pengrajin, sedang mencanting di atas kain batik bermotif klasik

Jejak Batik Tulis Giriloyo

Di sebuah saung kayu beralas keramik kuning gading, tiga perempuan berjilbab sedang membatik. Masing-masing duduk di atas dingklik plastik yang hampir tidak terlihat. Tertutup baju. Seakan-akan mereka membatik dengan berjongkok.

Jemari mereka begitu lihai mencanting di atas kain katun putih yang sudah tak polos. Sudah memiliki pola yang memikat. Dua motif klasik dikerjakan oleh Khiftiyah dan Nur Janah,  sedangkan Imaroh membatik motif buah naga. Motif tersebut merupakan motif pengembangan (modern).

Lekuk motif yang rumit itu, tak sekadar bicara mengenai proses membuat pola, mencanting, mewarnai, nglorot (menghilangkan lilin), hingga mencuci. Kerumitan motif tersebut menggambarkan ketelatenan dan kesabaran srikandi pembatik itu. Sesabar saat mereka dan pengrajin batik lainnya melalui ujian berat yang terjadi 11 tahun silam.

Continue reading “Jejak Batik Tulis Giriloyo”