Salah satu ruas jalan yang bersebelahan dengan Kebun Raya Bogor

#BloggerWalking: Pertemuan Petang dan Depok yang Basah (Bagian 4)

Saya melihatnya sekilas memasuki lobi sebuah mal. Dia bersama dengan seorang teman yang saya juga tahu siapa. Saya membuntutinya, diikuti oleh Mbak Donna dan Mas Gio.

Dia mengangkat gawainya, mencoba menelpon ke gawai saya. Saya biarkan, sembari tertawa kecil. Sampai di depan sebuah kios, dia menutup teleponnya lalu menghentikan langkah. Saya mendekat.

 

“Halo, Deb! Apa kabar? Hehehe,” celetuk saya. Mereka berdua menoleh ke belakang dan agak terkejut. Sore itu Deby ditemani Happy. Kami dulu adalah teman seangkatan di kampus namun beda kelas. Mereka berdua sudah lulus sarjana dan kini mengenyam studi magister di Institut Pertanian Bogor. Saya? Masih meretas jalan.

Read More

Cermin di Kebun Raya Bogor

#BloggerWalking: Menyusuri Kebun Raya Bogor (Bagian 3)

Usai salat Jumat,  Saya dan Mbak Donna kembali berjalan ke arah timur. Menyusuri trotoar yang melekat di sisi pagar Kebun Raya Bogor (KRB). Cukup berkeringat, namun langit kota Bogor agak mendung siang itu. Menahan pancaran terik matahari menembus bumi Kota Hujan.

“Tumben lalu lintasnya agak sepi. Biasanya jalan depan KRB ini sering macet. Apa karena ada rekayasa lalu lintas ya?” tanya Mbak Donna keheranan. Pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Hanya saja, karena saya baru pertama  ke sini, saya tidak paham apakah lalu lintas hari ini tak seperti hari biasanya.

“Hmm, mungkin saja, Mbak.”

Read More