Sisi luar Istana Tamalate

Saya Juga Orang Jawa

Saya melangkah keluar dari kompleks Istana Tamalate (Balla Lompoa). Berjalan dengan langkah agak tergesa di luar sisi sayap kanan istana. Tak ada niat dikejar waktu, tetapi panasnya siang di kota Gowa membuat tetesan keringat tak sepadan dengan jarak tempuh saya berjalan.

Kembali bertemu jalan raya tempat pete-pete (sejenis angkutan kota) yang saya tumpangi saat berangkat melintas. Lalu berbelok ke kiri, ke arah kota Makassar. Berjalan cepat di atas trotoar yang keras. Suara klakson bertalu-talu, tak peduli kendaraan apakah itu. Pete-pete merah pun dengan percaya diri membunyikan klakson dan musik sama lantangnya. Ada “panggung” berjalan, pikir saya.

Read More