Ini Kisahku di Hari Ibu

Puncak Ogal-Agil, singgasana doa untuk Ibunda

Saya belum pernah riset serius sebelumnya. Tentang, berapa persen orang yang pernah bernostalgia tentang perjalanan yang pernah dilaluinya. Sekecil apapun kadar nostalgia tersebut. Tapi, rasanya setiap orang pasti pernah bernostalgia bukan? Walau hanya sekejap, merangkai puing memori yang diingat atau untuk diceritakan kembali.

Termasuk saya.

Continue reading “Ini Kisahku di Hari Ibu”

SRIWIJAYA Inflight Magazine November 2014: Berjuang Menyambut Pagi

Jalur pendakian antara Shelter II Kokopan dan Shelter III Pondokan

Banyak pendaki bangga berdiri di puncak Mahameru, tanah tertinggi di Pulau Jawa. Hanya sedikit di antara mereka yang berani mendaki hingga puncak Arjuno.

Bersama dua kawan saya, Rendra dan Dodik, kami menunggang sepeda motor menuju Tretes. Suhu udara bulan April itu tidak terlalu dingin. Dengan langkah yang perlahan tapi stabil, jalur aspal yang berganti jalan cor terjal kami lalui hingga tiba di Shelter I atau Pet Bocor. Dari pos yang memiliki sumber air ini, bulan terlihat berpendar bulat dan bintang bertebaran. Cuaca malam itu sangat cerah sesuai harapan kami.

Pendakian ke puncak Arjuno yang sesungguhnya dimulai ketika kami melewati sebuah pos jaga dan portal sebagai tanda memasuki kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) R. Soerjo. Jalan cor berubah total menjadi makadam di mana trek didominasi batu-batu berukuran sedang. Trek makadam berbatu itu menanjak dan berputar-putar seakan mencoba menguji kesabaran. Sesekali kami berhenti untuk mengatur napas dan menyeka keringat.

Continue reading “SRIWIJAYA Inflight Magazine November 2014: Berjuang Menyambut Pagi”